Senin, 16 April 2012

Dan jika nanti

Disaat tulangku malai rapuh dan jalanku mulai membungkuk,buanglah jauh jauh tongkat itu.aku hanya butuh gaenggaman tanganm,karena bukan saja ragaku yang bertumpu,tetapi juga semangatku untuk tetap menjalani hidup bersamamu.orang mungkin akan meliat kita sebagai pasangan yang tertatih tapi biarkanlah,...mungkin mereka belum mengerti,disetiap tatihan itu ada tawa dan tangis yang telah mengisi hidup kita selama bertahun_tahun.dan genggaman tangan itu adalah piala yg dipersembahkan untuk setiap senyum yg hadir setelah airmata mengalir.untuk pengertian yg selalu bisa memadamkan emosi disaat beda pendapat
Dan jika salah satu dari kita harus pergi dulu berada disisiNya,mari saling berjanji untuk berusaha mengalahkan rasa sedih.untaian rindu kita melalui doa.dan berharaplah untaian itu akan menjadi jembatan untuk saling menemukan kita lagi,..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar